- by Admin
Setiap anak memiliki fase berkembang sendiri-sendiri, tapi tidak akan jauh dari belajar merangkak, berdiri, berjalan dan berlari. Perkembangan pada anak menentukan gimana anak menjadi dewasa di masa mendatang. Tapi Mom tak bisa menyamaratakan perkembangan anak dengan anak teman Anda ya Mom. Karena perkembangan tiap anak berbeda-beda, ada yang bisa lebih cepat berjalan tetapi lama untuk bisa berbicara, ada juga yang sebaliknya mudah untuk berbicara tapi lama untuk bisa berjalan. Bahkan ada juga yang mudah bicara dan jalan tapi lama di bagian penumbuhan gigi dan anggota lainnya. Jadi, Mom tak bisa menyamakan perkembangan setiap anak yaa.
Fase paling lama dalam pengembangan pada bayi dan balita adalah fase berjalan. Anak perlu menguatkan otot pada kaki supaya tak berakibat fatal kedepannya, salah satu faktor terparah saat pembelajaran berjalan pada anak disaat otot si kecil belum kuat adalah bentuk kaki yang berbentuk O ataupun X, ini perlu diperhatikan ya Mom. Tahap belajar berjalan pada anak melibatkan perubahan fisik dan pematangan seiring bertambahnya usia.
Berikut adalah beberapa tahapan perkembangan berjalan pada anak:
- Merangkak
Pada usia 7 hingga 9 bulan biasanya anak sudah mulai dapat merangkak. Mom dapat membantu perkembangannya dengan memberikan alas yang empuk tapi tak licin supaya tak mudah licin. Mom juga bia memberikan beberapa mainan yang dapat melatih motorik pada anak.
- Berjalan dengan bantuan
Anak mulai dapat berjalan dengan bantuan orang dewasa pada usia 10 bulan sampai 12 bulan. Di usia ini biasanya anak-anak sudah memiliki otot dan tulang yang kuat untuk berjalan. Maka mom cukup memberikan alat dorongan supaya bisa menjadi pegangan saat hendak berdiri ataupun berjalan.
- Berjalan tanpa bantuan
Anak sudah dapat berjalan mandiri tanpa bantuan pada usia sekitar 12 hingga 16 bulan. Anak tak membutuhkan bantuan dari alat ataupun orang tua untuk berjalan. Mom sudah bisa memberikan mainan yang bisa dimainkan dengan berdiri dan berjalan seperti sepeda roda tiba, dan mobil yang bisa dijalankan dengan menggunakan kaki si kecil.
- Berlari dan menaiki tangga dengan bantuan
Anak dapat berlari dan juga menaiki tangga dengan bantuan pada sekitar usia 18 bulan. Pada usia ini si kecil pasti ingin mengexplore lingkungan sekitar salah satunya tangga. Tapi ingat untuk selalu menjaga dan mengawasinya di setiap aktivitas si kecil.
- Menaiki tangga tanpa bantuan
Di usia anak yang sudah menginjak 2 tahun bisanya mereka sudah dapat menaiki tangga tanpa bantuan. Meski sudah tak memerlukan bantuan, tapi penting juga untuk orang tua mengawasi pergerakan si kecil. Kecelakaan bisa terjadi dimana dan kapan saja meskipun area si kecil terlihat aman. Latihlah keberanian si kecil dengan membiasakan si kecil untuk memanjat tangga.
- Menuruni tangga dengan bantuan
Anak dapat menuruni tangga dengan bantuan, dan pada usia 3 hingga 4 tahun, mereka dapat melakukannya tanpa bantuan. Bahkan sudah bisa berlari-berlari. Tetap selalu awasi si kecil ya mom supaya tak salah melakukan aktivitas. Di usia ini mom sudah bisa memberikan permainan berat seperti ayunan, perosotan, memanjat, sepeda roda 2, dan lain sebagainya.
Berkembangnya anak juga memerlukan peran dari orang tuanya. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk si kecil menjadi lebih baik kedepannya terutama pada masa berkembangnya si kecil. Terus dampingi dan ajarkan sesuatu yang sekiranya bisa berguna dan berpengaruh positif pada anak-anak nanti. Berikut adalah beberapa cara yang dapat membantu anak belajar berjalan:
Ø Berikan Dukungan
Pastikan anak merasa aman dan didukung saat berusaha berjalan. Berikan tangan Anda sebagai pegangan ketika mereka mencoba berdiri atau berjalan.
Ø Lingkungan Aman
Pastikan lingkungan sekitar anak bebas dari benda-benda yang dapat menyebabkan terpeleset atau jatuh. Selain itu, hindari permukaan yang licin.
Ø Latihan
Ajak anak untuk berlatih berdiri dengan dukungan. Anda bisa menggunakan meja atau kursi sebagai pegangan. Biarkan mereka merasakan sensasi berdiri dan menggerakkan kaki.
Ø Mainan yang Mendorong
Berikan mainan yang dapat mendorong anak untuk bergerak. Mainan seperti kereta dorong atau alat berjalan dapat membantu memperkuat otot kaki dan memperbaiki keseimbangan.
Ø Perhatikan Keseimbangan
Latih anak untuk menjaga keseimbangan dengan berdiri di satu kaki. Anda bisa bermain permainan sederhana seperti “statue” di mana mereka harus berdiri diam seperti patung.
Ø Jangan Terlalu Terburu-buru
Setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Jangan terlalu memaksakan mereka untuk berjalan jika mereka belum siap. Biarkan mereka mengambil waktu yang diperlukan.
Berikut adalah beberapa rekomendasi alat bantu jalan untuk anak yang dapat membantu mereka belajar berjalan dengan lebih lancar:
- Around We Go (AWG)
AWG memiliki roda yang memungkinkan bayi bergerak mengelilingi meja yang dipenuhi dengan berbagai mainan. Mainan yang ada pada Around We Go dirancang untuk melatih keterampilan motorik halus bayi, seperti melakukan sentuhan dengan jari-jemari kecil2. Bayi dapat berdiri dan bermain di sekeliling meja tanpa risiko terjatuh, karena Around We Go memiliki kursi yang dapat berputar 360o.
- Playyard
Playyard adalah area bermain yang dirancang khusus untuk anak-anak. Area bermain yang berupa pagar dengan mainan yang tersedia pada alah satu pagar yang bisa dimainkan sang anak saat di dalam, Mom juga bisa memberikan beberapa mainan kecil untuk menambah keceriaan si kecil saat berada di dalam playyard. Dengan bahan yang kokoh, playyard cocok digunakan untuk anak-anak yang sedang belajar berdiri, dalam hal ini maka si kecil percaya untuk berpegangan saat hendak merambat untuk menguatkan otot dan tulang pada kaki.
- Jumperoo
Jumperoo adalah pusat aktivitas bayi yang dirancang untuk menghibur dan melibatkan si kecil. Jumperoo ini berdiri bebas dan memiliki kursi yang bisa berputar, memungkinkan bayi menjelajahi 360o permainan. Dirancang untuk melompat, memantul, dan bermain fisik, membantu bayi mengembangkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi.
- Baby walker
Baby walker adalah alat yang sangat membantu untuk anak-anak yang sedang belajar berjalan. Dilengkapi dengan roda yang memudahkan pergerakan si kecil dalam latihan berjalan. Si kecil akan ditaruh di tempat duduknya untuk mengamankannya supaya tak mudah jatuh. Dilengkapi beberapa mainan yang bisa berfungsi untuk melatih motorik pada anak.
- Baby Push Walker
Berbeda dengan baby walker, Baby Push Walker tidak menggunakan dudukan. Anak akan dilatih berjalan saat mendorong mainan ini. Cara kerjanya mirip dengan trolley belanja di supermarket. Mainan ini akan mulai bergerak jika anak mendorongnya, dan kaki anak akan mengikuti gerakan mainan.
Ingatlah bahwa proses belajar berjalan adalah perjalanan yang unik bagi setiap anak. Berikan dukungan, kesabaran, dan cinta saat mereka mengembangkan keterampilan ini. Ingatlah bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perkembangan berjalan anak, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Semoga informasi ini membantu!
Nahhh, bagaimana menurut mu mom? Bantu si kecil dalam pertumbuhannya dengan sewa alat bantuannya di Haidee Rental aja yuk, dengan berbagai merk dan mainan yang tersedia akan membuat Anda puas setelah menyewanya. Yuk hubungi admin Haidee Rental cabang terdekatmu sekarang juga!!
Tag : belajar jalan, perkembangan anak, babywalker, pushwalker, jumperoo