- by Admin
MPASI (Makanan Pendamping ASI) merupakan tahap penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pada masa emas ini, Moms perlu memastikan pemberian makanan tambahan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil.
Waktu yang Tepat untuk Memulai MPASI
Umumnya, pemberian MPASI dimulai saat bayi berusia 6 bulan. Pada usia ini, keterampilan makan (oromotor skills) bayi terus berkembang, dan mereka mulai menunjukkan minat pada makanan selain susu (ASI atau susu formula).
Jadwal pemberian makanan pada masa MPASI bisa disesuaikan dengan kebutuhan Si Kecil. Contoh jadwal harian:
Pukul 06.00: ASI.
Pukul 08.00: Makan pagi dengan makanan bertekstur lumat.
Pukul 10.00: ASI atau makanan selingan, seperti buah bertekstur lembut.
Pukul 12.00: Makan siang dengan makanan lembut.
Pukul 14.00: ASI.
Pukul 18.00: Makan malam dengan makanan lumat.
Ingat, MPASI tidak menggantikan ASI. Moms tetap bisa memberikan ASI pada Si Kecil meski sudah mengonsumsi makanan tambahan atau MPASI. Berikut beberapa resep MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang cocok untuk bayi usia 6 bulan:
1. Pure Kentang dan Daging Sapi
Bahan:
Ø 25 gr kentang (potong dadu)
Ø 15 gr daging sapi giling
Ø 15 gr wortel
Ø 10 gr tomat
Ø 1 siung bawang putih
Ø 1 siung bawang merah
Cara membuat:
- Kukus kentang, wortel, dan tomat hingga empuk.
- Geprek dan cincang bawang putih, iris halus bawang merah, tumis daging sapi giling hingga matang dan harum.
- Haluskan daging sapi yang sudah ditumis, kentang, wortel, dan tomat dengan menggunakan blender atau saringan kawat.
- Tambahkan parutan keju supaya lebih nikmat. Kemudian sajikan.
2. Bubur Hati Ayam dan Edamame
Bahan:
Ø 3 sendok makan nasi putih
Ø 1 potong hati ayam
Ø 15 gr brokoli
Ø 10 gr edamame
Ø 1 siung bawang putih
Cara membuat:
- Masak nasi putih dengan air secukupnya hingga teksturnya menjadi bubur.
- Kukus edamame dan brokoli hingga empuk.
- Tumis hati ayam dengan bawang putih.
- Blender edamame, brokoli, dan hati ayam.
- Campurkan dengan bubur nasi. Pastikan teksturnya lumat dan bayi mudah menelannya.
3. Bubur Beras dan Ikan Kembung:
Bahan:
Ø 40 gr tepung beras
Ø 50 gr fillet ikan kembung
Ø 180 ml air putih
Ø 40 gr bayam
Ø 1 siung bawang putih
Ø 1 siung bawang merah
Ø Jahe
Ø Kaldu jamur/ayam tanpa MSG
Ø Minyak zaitun secukupnya
Cara membuat:
- Remat-remat ikan kembung yang sudah difillet, pisahkan jika ada durinya.
- Geprek bawang putih, bawang merah, dan jahe.
- Masukkan ikan, tepung beras, air, bawang, kaldu, dan jahe ke dalam slow cooker selama 3 jam.
- Setelah 2 jam, masukkan bayam.
- Setelah bubur matang, masukkan ke blender atau food processor. Tambahkan sedikit minyak zaitun.
4. Pure Pisang, Apel, dan Yoghurt (Menu Snack)
Bahan:
Ø 2 sendok makan yoghurt plain
Ø ½ buah pisang yang sudah matang
Ø ½ buah apel
Cara membuat:
- Kukus apel hingga empuk.
- Lumatkan apel yang sudah dikukus dan pisang dengan menggunakan garpu.
- Saring apel dan pisang, tambahkan yoghurt.
5. Bubur Teri dan Bayam
Bahan:
Ø 2 sendok makan nasi putih
Ø 2 sendok makan teri basah
Ø ¼ batang wortel
Ø 10 lembar daun bayam
Ø 1 siung bawang merah
Ø ½ siung bawang putih
Ø 2 sendok makan minyak kelapa
Ø 200 ml air
Cara memasak:
- Parut wortel dan cincang daun bayam.
- Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum, masukkan teri basah, aduk hingga teri berubah warna.
- Masukkan parutan wortel dan bayam. Tumis sebentar, tambahkan air.
- Masukkan nasi putih, bumbui dengan garam secukupnya. Masak hingga teksturnya menjadi bubur lembek. Matikan kompor.
Slow cooker menjadi pilihan terbaik untuk mempermudah tugas Moms ketika sedang mempersiapkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) dan memutuskan ingin memberikan makanan homemade. Apabila Moms memutuskan untuk membuat makanan bayi sendiri, hal itu tidak sulit. Yang dibutuhkan hanyalah food grinder dan cara untuk mengukus makanan tersebut. Namun, cara untuk mengukus makanan tidak hanya bisa di kompor saja, lho Moms, tapi bisa juga menggunakan slow cooker.
Apa itu slow cooker? Slow cooker, juga dikenal dengan istilah crack pot, merupakan alat memasak yang menggunakan listrik dan bekerja dengan suhu lebih rendah dibandingkan metode memasak lain seperti memanggang, merebus, atau menggoreng. Sesuai dengan namanya, slow, alat ini memasak dalam waktu lama karena menggunakan api kecil.
Berikut adalah beberapa rekomendasi slow cooker yang cocok untuk MPASI dan manfaatnya:
1. Takahi 0.7 L Slow Cooker
Produk dari Takahi ini bisa diatur kecepatan masaknya, mulai dari off, low, high, hingga auto shift (untuk menghangatkan masakan). Potnya terbuat dari tembikar atau keramik sehingga bisa diletakkan di atas kompor apabila mati listrik. Daya listriknya pun tidak terlalu besar, yakni 95 watt.
2. Baby Safe Slow Cooker Digital LB007
Produk Baby Safe ini dilengkapi dengan multiple timer (2, 3, dan 4 jam) serta fitur keep warm. Produk ini sudah BPA Free, sehingga Moms tidak perlu khawatir akan keamanannya untuk masakan. Daya listriknya hanya 80 watt.
3. Maspion MSC-1825 Slow Cooker
Salah satu rekomendasi lainnya adalah merek Maspion. Panci slow cooker ini terbuat dari keramik yang mudah dibersihkan.
Manfaat Memasak dengan Slow Cooker
Menurut Dr. Andrew Weil, menggunakan suhu rendah saat memasak makanan dapat menjaga nutrisi dalam makanan dibandingkan memasak dengan suhu tinggi. Selain itu, makanan yang dihasilkan sering kali terasa lebih enak dan tetap hangat. Namun, jika Moms menggunakan slow cooker untuk memasak MPASI 6 bulan, disarankan untuk tidak sering membuka tutupnya karena berisiko terkontaminasi bakteri. Jadi, Moms bisa memilih slow cooker yang sesuai dengan kebutuhan dan budget untuk memasak MPASI dengan lebih praktis dan efisien!
Slow cooker adalah alat yang praktis untuk memasak makanan dengan suhu rendah. Setelah menggunakan slow cooker, penting untuk membersihkannya dengan baik agar tetap higienis dan siap digunakan kembali. Berikut adalah langkah-langkah untuk membersihkan slow cooker:
- Matikan dan Cabut Kabel Listrik
Pastikan slow cooker dalam keadaan mati dan cabut kabel listrik sebelum membersihkannya.
- Dinginkan
Biarkan slow cooker mendingin terlebih dahulu sebelum membersihkannya. Jangan mencuci saat masih panas.
- Lepaskan Bagian Dalam
Lepaskan bagian dalam slow cooker, seperti panci keramik atau wadah masakannya. Ini memudahkan proses pembersihan.
- Cuci dengan Sabun
Cuci bagian dalam slow cooker dengan air hangat dan sabun lembut. Gunakan spons atau sikat lembut untuk membersihkan sisa makanan yang menempel. Pastikan untuk membersihkan bagian bawah dan sudut-sudutnya.
- Bilas dengan Air Bersih
Bilas bagian dalam slow cooker dengan air bersih hingga benar-benar bersih dari sabun.
- Keringkan dengan Handuk Bersih
Keringkan bagian dalam slow cooker dengan handuk bersih atau biarkan mengering secara alami.
- Bersihkan Bagian Luar
Lap bagian luar slow cooker dengan kain lembut yang sedikit basah untuk menghilangkan debu atau noda.
- Perhatikan Tutup Slow Cooker
Jika tutup slow cooker dapat dilepas, cuci juga bagian tutup dengan air hangat dan sabun. Bilas dan keringkan dengan baik.
- Simpan dengan Baik
Setelah benar-benar kering, pasang kembali bagian dalam slow cooker dan simpan dengan baik hingga digunakan kembali.
Ingatlah untuk selalu membersihkan slow cooker setelah digunakan agar makanan yang dimasak tetap sehat dan lezat! Ingin memiliki slow cooker tapi budget minim? Sewa di Haidee saja yuk!! dengan harga yang terjangkau, Anda akan mendapatkan barang bagus seperti baru! Kenapa lebih baik tuk menyewanya? Karena masa perkembangan si kecil yang terbilang sangat cepat akan membuat barang hanya disimpan sia-sia di gudang, maka lebih baik tuk menyewanya saja. Yuk sewa di Haidee Rental saja yuk!! Hubungi admin sekarang juga!
Tag : mpasi, slow cooker, makanan bayi, memasak, tumbuh kembang bayi